Beranda   Tentang Kami   Akademik   Jurusan   Fasilitas   Mahasiswa   Kegiatan
Home Anda berada disini: Home Berita Fakultas
Akreditasi PS Peternakan PDF Cetak Email
Ditulis oleh Ir. Jerry D. Kalele, M.Si   
Sabtu, 08 Februari 2020 15:21

IMG-20191017-WA0030 copy

 
Kuliah Pakar Dr.Ir. Agung Hendriadi di Fakultas Peternakan Unsrat Manado PDF Cetak Email
Ditulis oleh Jerry   
Sabtu, 18 Januari 2020 00:00

Manado, 18 Januari 2020 –--- “Pemerintah berkewajiban menyediakan bahan pangan untuk 270 juta penduduk Indonesia, tidak boleh ada-pun warga negara yang meminta,” tegas Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendiardi, saat memberikan kuliah pakar di Universitas Sam Ratulangi Manado.

Untuk itu, perlu dan harus dilakukan juga untuk semua pihak di republik ini, termasuk Universitar Sam Ratulagi, di samping Fakultas Peternak (Fapet). Potensi pengembangan dan produksi ternak sebagai sumber pakan dan protein hewani di Sulawesi Utara sangat besar, belum optimal terberdayakan untuk Memberikan kontribusi pada penyediaan protein hewani untuk masyarakat, kata Agung.

Di era revolusi industri 4.0 kita telah dipermudah dalam pengembangan dan integrasi teknologi. Membahas masalah lagi, untuk pengembangan teknologi. Kita harus terus berinovasi dalam mengembangkan inovasi di dunia karib, termasuk di Fapet Unsrat.

Ketahanan pangan tidak hanya menyediakan pemahaman tentang pangan yang memadai, tetapi juga menyediakan aksesibilitas (mendapatkan produk pangan) dan tidak memperoleh persetujuan pangan, pada saat pesta apa pun.

Mahasiswa generasi muda, pilar-pilar penerus bangsa, harus lebih giat mempersiapkan diri dengan pengetahuan dan teknologi (Iptek).  Perkembangan Iptek yang terus melaju, harus disikapi agar adik-adik dapat menguasainya (menjaja) adik yang dijajah teknologi itu, imbuhnya.

Namun, untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), hal itu juga harus didukung dengan dukungan nutrisi yang memadai. Baik dari sumber nabati, maupun hewani. Untuk itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk melakukan diversifikasi konsumsi daging: sapi, kambing, domba, kerbau, babi, kelinci, ayam, ikan dan konsumsi susu. Karena hal itu masih relatif kurang memadai, dan itupun masih penting.

Jadi peluang besar bagi pengembangan produksi ternak universal masih sangat besar dan terbuka, apa lagi di Sulawesi Utara. Dan peluang besar ini, juga menjadi tantangan besar bagi kita semua, termasuk di Univarsitas Sam Ratulangi, "Si Tou, Ti Mou, Tu Mou , Tou "yang berarti" manusia hidup, untuk menghidupkan manusia lain ", tag line atau semboyan Unsrat. Apa yang dapat disumbangkan di Sulawesi Utara, ungkap Agung sembari bertanya.

Masih menurut Agung, tahun depan, pemerintah dalam menyediakan paket bantuan makanan non tunai, akan menambah dengan produk telur. Hal  ini menjadi tantangan, karena produk telur ayam saat ini masih relatif kurang. Melalui  program baru yang disediakan oleh program pemerintah “Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri” (Sikomandan).

ITU Untuk, kitdilakukan sejak dini disrupsi di industri revolusi 4.0 DENGAN Terus Membangun dan mengembangkan SDM Yang diimplementasikan dengan kegiatan: pertanian MASUK sekolah (Tani MaS). Sebagai Upaya Regenersai Petani Ke Depan, Tantangan RI-4.KARENA JIKA Tidak Sekarang, mencermati tanda-tanda zaman, kita akan menggilas sendiri di negeri sendiri.

alt

Di tempat yang sama, Dr.Ir.Yusuf, MP. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian di Sulawesi Utara, menjelaskan tentang: membaca tanda zaman di industri pertanian 4.0 dengan dinamikanya yang sangat cepat, Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) )))) sudah ada MoU dengan pihak Unsrat (pertanian dan peternakan), yang langsung oleh kepala Badan Litbang dan Rektor Unsrat.

Selanjutnya Yusuf, Badan Litbang Pertanian sebagai lembaga penghasil inovasi teknologi di Kementerian Pertanian, telah menghasilkan banyak inovasi pertanian dan peternakan.Untuk percepat menghiliran hasil-hasil ini, BPTP Sulut, telah menghasilkan pertanian yang telah tersedia kaji spesifik lokalita dan sudah banyak petani yang memanfaatkan .Ini masih belum optimal, karena relatif parsial.

Hal ini perlu disandingkan dengan perguruan tinggi dan dinas pertanian dan peternakan, agar menghilir deraskan hasil-hasli Litkaji akan lebih optimal. Dengan diangkatnya penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara Fapet dan BPTP Sulawesi Utara tidak dapat digunakan di Sulawesi Utara.

Program Terkait mendukung untuk mengulas regenerasi Petani kedepan, Sulawesi BPTP Utara Sudah Menjalin Kerjasama dengan sekolah-sekolah di Sulawesi Utara, Walau Masih terbatas mendukung untuk mengulas 2 Sekolah Menengah Atas, yang juga telah mendukung dilakuakn oleh Pimpinan BKP Tadi (17/01). Dan sebagai Sumber inovasi teknologi di daerah, BPTP Sulawesi Utara siap berakselerasi sesuai dengan tupoksi yang tertuang dalam PKS.

Dr.Ir.Johanis Tulung, M.Si.Terima  kasih atas kunjungan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Dr.Ir. Agung Hendriadi, M.Eng., Tim bersama, yang dapat menyediakan waktu untuk Kuliah Pakar. Dan tentu saja saja saja saja harus sangat Bermanfaat untuk Fapet Unsrat, untuk Peningkatan akreditasi Fakultas Peternakan kedepan.

Kegiatan ini, merupakan bagian dari Kunjungan Kerja (Kunker) kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kemtan) Republik Indonesia (RI) di Sulawesi Utara. Kuliah Pakar yang membahas tentang ruang “Baku Dapa” Fapet Unsrat, dihadiri oleh para Guru Besar, Profesor Riset, Wakil Dekan dan Pimpinan, Para Dosen Fapet Unsrat, Kapus Serangan dan Kerawanan Pangan, Tim BKP Kemtan, Dinas Pangan Sulut, Peneliti dan Penyuluh BPTP Sulut dan para Mahasiswa Fapet Unsrat.

dikutip dari sulut.litbang.pertanian.go.id

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 39

Language Selection

English (United Kingdom)Indonesia (id)

Tautan Terkait

AccessDeniedAccess DeniedBYBP7QDRFJCGCN1JNVlcPOcoUR+fmWvGO7ifM0QeaJsiMtjNVSwV7nIWxX5RpIIB9nWGZ1yjw605WjXAZ4ddvwss9CE=

Aplikasi

AccessDeniedAccess Denied1BFC8A14CB89B8DD82+PuVcMz1eWIMtAyHKyNue+FN8DSZtMBur6oDNuL6KuyqXv4RZyuyj2YBhRr3QH+rfRpb6rDBg=

Tautan Lain

AccessDeniedAccess Denied5F762DCBC9CF0BD3gRUpQeUwuGNTt7UWfj5SR6RkuhF33sZlBfimXuXCJYlswB3TaIgJ3C3uS2E1YRfm5NAbLK8uzF8=