header faked

 
Beranda   Tentang Kami   Akademik   Jurusan   Mahasiswa   Fasilitas
Home Anda berada disini: Home Berita Fakultas PKL Fakultas Peternakan Unsrat di Kabupaten Minahasa Tenggara
PKL Fakultas Peternakan Unsrat di Kabupaten Minahasa Tenggara PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 09 Juni 2016 10:07

Fapet Unsrat gelar kegiatan PKL di Kabupaten Minahasa Tenggara, tepatnya di dua desa yakni Desa Rasi dan Desa Watuliney. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 12-13 Mei 2016. Kegiatan PKL ini diikuti mahasiswa semester 6 dan seluruh dosen Fakultas Peternakan.

pkl161 Dalam penyambutan peserta PKL di aula kantor Bupati Mitra, Bupati yang diwakili oleh Asisten II, Drs. Pieter Owu, menyampaikan penghargaan kepada pimpinan Fakultas dan peserta PKL karena telah memberi kesempatan Kabupaten Mitra dijadikan tempat untuk berbagi pengalaman, Ilmu pengetahuan khususnya di bidang peternakan. Diharapkan PKL ini akan menjadi momentum perkembangan dunia usaha peternakan yang lebih terarah di kabupaten Minahasa Tenggara.

Turut hadir dalam acara penyambutan dan juga memberikan sambutan adalah Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mitra, Ir Elly Sangian, ME. Kadis pertanian dan peternakan yang juga alumni Fakultas Peternakan Unsrat dalam sambutannya mengajak dan memberi motivasi kepada mahasiswa untuk lebih giat, proaktif dalam menjalankan perkuliahannya agar mampu bersaing dan menjadi sarjana peternakan yang dapat membangun daerahnya. pkl162

Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. Charles Kaunang MS, dalam sambutannya mengajak kepada para mahasiswa dan dosen agar melakukan kegiatan PKL dengan sebaik-baiknya, berikanlah ilmu kepada masyarakat, bantulah masyarakat serta ajak masyarakat agar supaya usaha peternakan di kabupaten Minahasa Tenggara berkembang dan dapat memperbaiki taraf hidup/perekonomian daerah.

PKL kali ini dipercayakan kepada Ir. Petrus Montong, Dipl.Agr sebagai ketua panitia. Dalam penyampaiannya bahwa Kegiatan PKL dilaksanakan selama 2 hari dan diisi dengan kegiatan penyuluhan dan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan penyuluhan terdiri dari pembuatan bakso yang higienis, pengembangan tanaman pakan ternak dan manajemen ternak babi. Sementara untuk pengabdian pada masyarakat diisi dengan dengan demonstrasi pembuatan chicken nugget, kastrasi pada ternak babi serta kunjungan ke berbagai peternakan yang ada di Desa Watuliney antara lain, peternakan kambing, unggas dan ternak babi. (ehb)